cover

cover

Tuesday, October 17, 2017

Harapan Pasti Ada

Haloooo selamat Pagii...
Kenapa aku bilang pagi ?, karena ini aku nulis pas udah lebih dari tengah malam.
Mungkin saking gabutnya ya jadi aku mampir ke Blog aku hahaaaaa...

Oh iya, ini udah musim peghujan ya. Dari beberapa hari yang lalu Semarang hujan mulu, ya gapapa lah ya kan hujan itu berkat. Semoga dengan seringnya turun hujan, berkat dari Tuhan juga melimpah ya. Amin :D

Sekarang sekarang ini temen-temen pada sibuk, mereka banyak kegiatan yang berhubungan dengan dunia perkuliahan. Yaaa namanya udah semester sepuh kali ya. Begitu juga aku, pekan ini udah mulai jadwal seminar. Kita dituntut untuk menyerahkan segala berkas baik makalah seminar, undangan dosen, perlengkapan seminar, sampai remainder buat dosen penguji juga. 

Sebenarnya sih aku ambil penelitian di laboratorium yang mengharuskan seminar laboratorium terlebih dahulu, jadi selain aku seminar untuk tugas akhir, aku juga akan menyeminarkan usulan penelitian aku. Jujur saja, ini sangat berat menurutku. 

Aku dapat bilang ini berat karena aku masih belum paham dan mengerti lebih dalam dengan parameter yang aku dapatkan. Jadi disini aku engga milih paramter sendiri, semua parameter ditentuin oleh dosen yang bersangkutan. Solanya aku ikutan proyek penelitian dari dosen.

Kadang nih aku mikir gini, ini kan aku udah mau lulus dari dunia perkuliahan ya. Jadi aku itung-itung udah 18 tahun aku belajar di dunia pendidikan formal (TK dihitung juga ya). ya memang sih sewaktu di dunia perkulihan aku sudah disiapkan untuk terjun ke lapangan baik dari praktikum, Magang Kerja, Kerja Praktek, KKL, hingga KKN pun sudah aku lakukan. 

Aku berharapnya semoga yang aku perjuangin, yang aku lakukan selama ini tidak berakhir dengan sia-sia. aku berdoa dan akan selalu memberikan yang terbaik dalam setiap usahaku agar berbuah manis. aku ingin membalas budi dengan orang-orang di sekitar aku yang selalu membantu aku. Baik dari Orang tua, Keluarga, Sahabat dan semua teman-teman yang berada di sekitarku.

Aku minta doanya saja ya, semoga aku dapat menghadapi semua ini dengan baik dan lancar. Semoga semua menghasilkan yang terbaik dan memuaskan buat semua terkhusus aku pribadi.


Yang Pendiam 


- Aldo Resawidjaya -

Wednesday, October 11, 2017

Ehhh Malah Curhat

Haii... Apa kabar ???...
udah lama banget ya engga mampir kesini. Ya dimaklumi lah, semester kemarin memang semester puncak-puncaknya sibuk. hehe
Aku sekarang udah Semester 7, udah tua ya rasanya. aku mulai nulis lagi disini karena aku pengen curhat namun ga tau harus curhat sama siapa. 

Mungkin saat ini adalah saat-saat terberat dalam perjalanan perkuliahan aku. Disaat semua sibuk dengan penelitian, seminar dan kesibukan lainnya, aku malah memiliki permasalahan tambahan lain.
begitu berat rasanya beban dipundakku ini. 

Sekarang sudah bulan Oktober ya, cepat sekali rasanya waktu berlalu. 
Dari bulan September aku harus bisa survive bertahan hidup. Mungkin bagi sebagian orang di luar sana, terlebih yang masih tinggal dengan orang tua atau tinggal minta uang dan langsung diberi, tidak akan merasakan apa yang aku rasakan sekarang.

Dua bulan sudah aku hidup dengan bermodalkan uang Rp. 500.000,- . rasaya aku harus memutar otak untuk bisa memanajemen keuanganku. waktu awal bulan aku berpikir, mungkin nanti kalo uang aku udah abis bisa minta lagi ke Abang aku kali ya. Dan semua itu tidak sesuai dengan harapanku, Abangku sekarang sedang mengalami krisis perekonomian di rumahtangganya. untuk meminta uang saku saja sekarang aku segan, bahkan biaya Kos bulanan selama 2 bulan belum aku bayarkan karena belum ada uang. Sedih sih memang, namun gimana lagi ini memang udah jadi jalan aku.

Sebenarnya aku anak BIDIKMISI yang setiap bulannya mendapat Hak berupa Livingcost sebesar Rp. 600.000,- namun karena ada satu dan lain hal, uang dari pemerintah itupun belum dapat cair. Padahal jujur saja aku sangat berharap pada uang tersebut, bahkan saking kepepetnya aku itu sering chat akun official Line Kamadiksi Undip. Dari chat singkat seperti. min, kapan cair ? hingga sampai chat melas "min, bidikmisi kapan cair ?, utang saya di temen udah numpuk, makan aja beli lauk 5k sehari dan beras aja dikasih temen (sampe curhat, tapi ini serius).

Aku senang dan bersyukur memiliki teman-teman seperti Badrus dan Syaiful. Mereka bisa menjadi tempat berbagi dalam kehidupan aku. Makasih Badrus udah mau dan sering bantuin aku saat aku lagi butuh banget dan makasih juga buat Syaiful karena udah mau jadi tempat curhat colonganku, bahkan  dia sering berbuat baik ke aku (selalu ada aja bantuan dari dia). 
Semoga kedepan ada kabar gemibra buat saya, buat kami dan buat orang-orang yang dalam kesulitan.



Dengan Penuh Harapan


Aldo Resawidjaya