Haii... Apa kabar ???...
udah lama banget ya engga mampir kesini. Ya dimaklumi lah, semester kemarin memang semester puncak-puncaknya sibuk. hehe
Aku sekarang udah Semester 7, udah tua ya rasanya. aku mulai nulis lagi disini karena aku pengen curhat namun ga tau harus curhat sama siapa.
Mungkin saat ini adalah saat-saat terberat dalam perjalanan perkuliahan aku. Disaat semua sibuk dengan penelitian, seminar dan kesibukan lainnya, aku malah memiliki permasalahan tambahan lain.
begitu berat rasanya beban dipundakku ini.
Sekarang sudah bulan Oktober ya, cepat sekali rasanya waktu berlalu.
Dari bulan September aku harus bisa survive bertahan hidup. Mungkin bagi sebagian orang di luar sana, terlebih yang masih tinggal dengan orang tua atau tinggal minta uang dan langsung diberi, tidak akan merasakan apa yang aku rasakan sekarang.
Dua bulan sudah aku hidup dengan bermodalkan uang Rp. 500.000,- . rasaya aku harus memutar otak untuk bisa memanajemen keuanganku. waktu awal bulan aku berpikir, mungkin nanti kalo uang aku udah abis bisa minta lagi ke Abang aku kali ya. Dan semua itu tidak sesuai dengan harapanku, Abangku sekarang sedang mengalami krisis perekonomian di rumahtangganya. untuk meminta uang saku saja sekarang aku segan, bahkan biaya Kos bulanan selama 2 bulan belum aku bayarkan karena belum ada uang. Sedih sih memang, namun gimana lagi ini memang udah jadi jalan aku.
Sebenarnya aku anak BIDIKMISI yang setiap bulannya mendapat Hak berupa Livingcost sebesar Rp. 600.000,- namun karena ada satu dan lain hal, uang dari pemerintah itupun belum dapat cair. Padahal jujur saja aku sangat berharap pada uang tersebut, bahkan saking kepepetnya aku itu sering chat akun official Line Kamadiksi Undip. Dari chat singkat seperti. min, kapan cair ? hingga sampai chat melas "min, bidikmisi kapan cair ?, utang saya di temen udah numpuk, makan aja beli lauk 5k sehari dan beras aja dikasih temen (sampe curhat, tapi ini serius).
Aku senang dan bersyukur memiliki teman-teman seperti Badrus dan Syaiful. Mereka bisa menjadi tempat berbagi dalam kehidupan aku. Makasih Badrus udah mau dan sering bantuin aku saat aku lagi butuh banget dan makasih juga buat Syaiful karena udah mau jadi tempat curhat colonganku, bahkan dia sering berbuat baik ke aku (selalu ada aja bantuan dari dia).
Semoga kedepan ada kabar gemibra buat saya, buat kami dan buat orang-orang yang dalam kesulitan.
Dengan Penuh Harapan
Aldo Resawidjaya
No comments:
Post a Comment